BLOGGER TEMPLATES AND Formspring Backgrounds »
Tampilkan postingan dengan label METODE RISET. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label METODE RISET. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 November 2011

metode riset BAB 4 dan 5 (hasil & Pembahasan , Kesimpulan )


BAB.  IV
IV.Hasil Dan Pembahasan
4.1 Deskripsi

Dalam prihal kenaikan tarif tol yang diberlakukan sekarang ini.ternyata tidak dipungkirkan banyaknya keluhan yang dating dari pengguna jalan tol,tentu saja ada pendapat yang negative dan positif.Dalam melakukan penelitian ini jumlah sampel yang diambil hanya sebanyak 4 ruas jalan tol yakni : Jalan tol Jagorawi , Jakarta - Cikampek , Jakarta – Tanggerang ,dan Palikanci .Tujuan dalam pengambilan sampel adalah mengetahui seberapa banyak volume kendaraan melalui tol tersebut dalam kurung waktu 2006 – 2010.Dta yang 
diperoleh sudah dijelaskan pada bab sebelumnya jadi kita dapat liat data yang diperoleh dibab sebelumnya .

4.2 Analisis

Dari hasil penelitian yang diteliti kita memiliki hasil data volume kendaraan yang melintas :
Jalan tol Jagorawi  :
Tahun 2006 sebanyak 319.771 , tahun 2007 sebanyak 318.029 , tahun 2008 sebanyak 315.456 , tahun 
2009 sebanyak 329.587 , tahun 2010 sebanyak 343.073 ( kendaraan ).

Jalan tol Jakarta – Cikampek :
Tahun 2006 sebanyak 288.333, tahun 2007 sebanyak 330.711 , tahun 2008 sebanyak  336.749 , tahun 2009 sebanyak 342.749 , tahun 2010 sebanyak 363.295 ( kendaraan )
.
Jalan tol Jakarta – Tanggerang :
Tahun 2006 sebanyak 291.820, tahun 2007 sebanyak 311.044, tahun 2008 sebanyak 311.470 , tahun 2009 sebanyak 326.385 , tahun 2010 sebanyak 249.429 ( kendaraan ).

Jalan tol Palikanci :
Tahun 2007 sebanyak 37.594, tahun 2008 sebanyak 39.996 tahun 2009 sebanyak 42.104 , tahun 2010 sebanyak 42.290 ( kendaraan ).

BAB. V
V. Kesimpulan
5.1 Intisari

Dari hasil analisis mengenai kenaikan tarif tol,perwakilan  salah satu pengguna jalan tol yang bernama Adikara( 3/10),menyatakan bahwa kenaikan tol tidak menjadi keberatan bagi pengguna jalan tol tapi kenaikan tarif tol juga harus diimbangi dengan perbaikan fasilitas jalan tol .
Dan dari jalur tol yang banyak dilalu oleh kendaraan pertahunnya dari ke 4 sampel tersebut ternyata pada tahun 2006 terbanyak dijalan tol jagorawi sebanyak  319.771 kendaraan , tahun 2007 dijalan tol Jakarta – Cikampek sebanyak 330.711 kendaraaan , tahun 2008 dijalan tol Jakarta – Cikampek sebanyak 336.749 kendaraan , tahun 2009 dijalan tol Jakarta – Cikampek sebanyak 342.749 kendraaan ,dan tahun 2010 dijalan tol Jakarta – Cikampek sebanyak  363.295 kendaraan .Dari hasil ini kita dapat melihat ternya dari tahun ketahun dari sampel tersebut ternyata dominannya ruas jalan tol Jakarta – Cikampek 
yang menonjol dalam arti banyak kendaraan yang melaluinya.

5.2 Saran dan Rekomendasi

Kelemhan dan Kekurangan Riset

Kelemahan dari sebuah riset ini ternyata banyak yang mengeluh adanya kenaikan tarif tol yang berlaku tidak diimbangi dengan pengembangan dan pembangunan fasilitas yang seharusnya dapat dinikmati para pengguna jalan tol agar merasakan kenyamanan saat berkendara.
Dalam riset ini kurang adanya data yang detail dipenelitian ini tidak ada  perhitungan yang dapat kita teliti , dan 
dari jumlah kendraan yang diamati tidak ada volume kendraan yang saya teliti tiap harinya .

Usulan Riset selanjutnya

Dalam penelitiaan selanjutnya akan mengkaji fasilitas yang layak dibangun dan dikembangkan di dalam jalan tol  dengan seiringnya banyak dan meningkatnya pengguna jalan tol sekarang ini.

5.3 Menjawab Tujuan Penelitian

Untuk melekukan analisis mengapa tarif tol dinaikan dan Bagaimana caranya agar pengguna tol tetap merasa nyaman dan puas setelah lewat jalan tol.

Mengapa tarif tol dinaikan Karna :
  1. ·         Pasalnya, kenaikan tarif tersebut sudah ditentukan sebelumnya dan merupakan bentuk pengembalian investasi jangka panjang kepada investor pembangun jalan tol,
  2. ·         Tarif baru ini merupakan penyesuaian terhadap inflasi yang terjadi,
  3. ·          Kenaikan tarif tol juga digunakan untuk biaya operasional seperti pemeliharaan jalan secara rutin
  4. ·         Pembiayaan pajak, bagi investor supaya ada kepastian pengembalian modal untuk investasi berikutnya,

·         serta kegunaan lain untuk kenyamanan pengguna jalan.
Dan ada pun solusi atau cara bagaimana agar pengguna tol tetap merasa nyaman  meskipun keenaikan tarif tol :
Ø  Perlu perbaikan jalan tol yang kurang bagus misalakn bergelombang ,
Ø  Adanya perluasan jalan agar tidak atau mengurangi kemacetan ,
Ø  Perlunya pelayanan pembayaran tol lebih cepat agar tidak memakan waktu banyak ,
Ø  Membuat jalan alternatif yang baru ,untuk lebih cepat  menuju tujuan ,
Ø  Menambah gardu baru agar lebih cepat,
Ø  Penambahan penerangan jalan ,
Ø  Penanganan yang cepat bila terjadi kecelakaan lalu lintas
Ø  Memperbaiki semua fasilitas jalan tol lainnya .

Jadi meskipun kenaikan tarif  tol naik seharusnya juga diseimbangi dengan peningkatan kualitas jalan tol sehingga pengguna jalan tol merasakan kenyamanan dalam mengendara dijalan tol.Kalau meskipun ada kenaikan tariff tol tetapi mutu dan kualitas pembangunan jalan tol semakin membaik juga ,masyarakat atau warga pun tak akan merasakan kerugian ataupun keberatan akan kenaikan tarif  karna karna semua itu telah di terbukti dengan perubahan mutu dan kualitas jalan tol .
Sekian dan terimakasih atas riset yang saya teliti bila ada kekurangan dari penelitian ini saya mohon maaf, dan bila ada kritikan saya akan menerimanya sebagai masukan untuk meningkatkan kualitas penelitian selanjutnya ..
Dewi Listianingsih/15209885 ( 3ea11 )
Tugas ini untuk pak prihantoro




Jumat, 28 Oktober 2011

analisis jurnal bab 3 ( metodelogi Penelitian )

Analisis jurnal Bab 3 ( Metode Penelitian )

Tema                     : Kenaikan Tarif Tol
Judul                :  Pendapat Masyarakat Akan Kenaikan Tarif Tol
pengarang        :  Dewi Listianingsih
Mk                  :  Metode Riset

BAB III

III.  Metodelogi  Penelitian

3.1 Data

Penelitian ini mengambil periode analisis dari tahun 2006-2010. Pengambilan sampel ini dilakukan secara 
acak

3.2  Eksplorasi Data

Sampel dan Populasi
Dari penelitian yang saya teliti mengenai pengguna jalan tol .Saya akan memberikan informasi volume kendaraan dari tahun 2006-2010 yang saya dapatkan .Disini saya akan mengambil sampel antara lain : jalan tol Jagorawi, jalan tol Jakarta Cikampek, jalan tol Jakarta Tanggerang dan jalan tol Palikanci.

Jagorawi

Jagorawi (Jakarta Bogor Ciawi), Merupakan Jalan Tol pertama yang dioperasikan oleh Jasa Marga pada tahun 1978. Jalan Tol dengan total 59 km ini, menghubungkan antara Jakarta, Cibubur, Citeureup, Bogor, serta Ciawi. Pengoperasian Jagorawi menjadi tonggak sejarah kelahiran PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebagai perusahaan pengembang dan operator jalan tol di Indonesia.
Saat ini Jalan Tol Jagorawi tersambung dengan berbagai ruas jalan tol lain, yaitu; Jalan Tol Dalam Kota, Jalan tol Lingkar Luar Jakarta, dan Bogor Ring Road. Jagorawi menjadi masterpiece dikarenakan struktur konstruksi yang masih prima serta dan penataan landscape yang hijau yang memberikan suasana segar bagi pengguna jalan tol.Kini Jalan Tol Jagorawi terus mengalami perubahan dalam rangka peningkatan pelayanan kepada pengguna jalan, diantaranya; pelebaran jalan tol, pemindahan Gerbang Tol ke Cimanggis, hingga Penambahan Sarana Tempat Istirahat.

Pertumbuhan volume lalu lintas 
2006 - 2010 Tol Jagorawi rata-rata per hari/kendaraan 












Dari Data diatas kita dapat melihat pertumbuhan  volume rata-rata lalu lintas jalan tol Jagorawi.Disini kita 
dapat melihat volume kendaraan yang banyak pada tahun 2010 yaitu sebesar 343.073 per hari/kendraaan.

Jakarta-Cikampek

Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan total panjang 83 km mulai dioperasikan oleh Jasa Marga semenjak tahun 1988. Jalan Tol yang mnghubungkan Kota Jakarta dengan Cikampek, menjadi salah satu infrastruktur penting Nasional dan menjadi urat nadi trasportasi yang penting menghubungkan Jakarta dan Bekasi dengan kota-kota lain di Pantai Utara Jawa (Pantura). Kini Jakarta-Cikampek berkembang diantaranya mayoritas memiliki 4 lajur untuk 2 Jalur, ditambah 10 interchange (simpang susun) 27 pelintasan kendaraan, 16 jembatan penyeberangan, dan 18 gerbang tol.

Jalan tol yang dikelola cabang Jakarta - Cikampek ini akan menjadi ruas yang terpadat dari jaringan jalan tol Trans Jawa. Jalan tol ini terhubung dan terintgrasi dengan Jalan Tol Dalam Kota Jakarta, Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) serta Jalan Tol Purwakarta-Bandung-Cileunyi (Purbaleunyi). Selain itu, ruas ini memiliki 
tempat istirahat (rest area) yang terbanyak dan paling modern di antara ruas jalan tol lainnya.

Pertumbuhan volume lalu lintas 
2006 - 2010 Jalan Tol Jakarta-Cikampek
rata-rata per hari/kendaraan

















Dari Data diatas kita dapat melihat pertumbuhan  volume rata-rata lalu lintas jalan tol Jakarta-Cikampek .Disini kita dapat melihat volume kendaraan yang banyak pada tahun 2010 yaitu sebesar 363.295 per hari/kendraaan.

Jakarta- Tanggerang

Jakarta Tangerang Jalan tol yang dioperasikan oleh Cabang Jakarta - Tangerang ini mulai beroperasi pada 1984 dan memiliki panjang 33 kilometer. Jalan Tol ini menghubungkan Jalan Tol Dalam Kota Jakarta Dengan Jalan Tol Tangerang-Merak yang dioperasikan oleh PT Marga Mandala Sakti.
Jalan Tol ini juga memberikan sumbangan terhadap perkembangan pembangunan di wilayah Tangerang, yang merupakan wilayah satelit dari Jakarta. Jalan tol ini membantu mengembangkan daerah pemukiman serta wilayah industri, selain tetap menjadi jalur nadi antara jalur Sumatera dan Jawa. Saat ini Jalan Tol Jakarta Tangerang telah terhubung dengan JORR W1 yang menuju ke Jalan Tol Prof. Dr. Ir. Sedyatmo.

Pertumbuhan volume lalu lintas 
2007 - 2010 Tol Jakarta - Tangerang 
rata-rata per hari/kendaraan
















Dari Data diatas kita dapat melihat pertumbuhan  volume rata-rata lalu lintas jalan tol Jakarta-Tangerang .Disini kita dapat melihat volume kendaraan yang banyak pada tahun 2009 yaitu sebesar 326.385 per 
hari/kendraaan,dan pada tahun 2010 sebanyak 249.425 per hari/kendaraan

Palikanci


Jalan tol Palimanan–Kanci (Palikanci) mulai beroperasi sejak tahun 1997. Jalan tol ini membentang sepanjang 26,3 kilometer dan memiliki 2x2 lajur. Saat ini Jalan tol Palikanci tidak hanya menghubungkan Palimanan dengan Kanci, namun tol tersambung langsung dengan Jalan Tol Kanci-Pejagan yang dioperasikan oleh perusahaan swasta. Selan menjadi bagian dari Trans Jawa, Jalan Tol Palikanci juga menjadi urat nadi bagi transportasi jalur Pantura, khususnya di wilayah Cirebon, karena dengan adanya tol ini kendaraan tidak perlu 
melalui Kota Cirebon dan dapat menghemat waktu serta biaya operasional kendaraan.

Pertumbuhan volume lalu lintas 
2007 - 2010 Tol Palikanci
rata-rata per hari/kendaraan













Dari Data diatas kita dapat melihat pertumbuhan  volume rata-rata lalu lintas jalan tol Palikanci Disini kita 
dapat melihat volume kendaraan yang banyak pada tahun 2010 yaitu sebesar 42.290 per hari/kendraaan .

Dari sampel yang saya ambil, ternyata volume rata-rata kendaraan/per hari yang melintasi tol Jagorawi pada tahun 2010 yaitu sebesar 343.073 per hari/kendraaan,
Jakarta-Cikampek, pada tahun 2010 yaitu sebesar 363.295 per hari/kendraaan,
Jakarta-Tanggerang pada tahun 2009 yaitu sebesar 326.385 per hari/kendraaan,dan pada tahun sebanyak 249.425 per hari/kendaraan,
Palikanci pada tahun 2010 yaitu sebesar 42.290 per hari/kendraaan .

Jadi kita dapat menyimpulkan pada tahun 2010 jalan tol mana yang banyak di lalui per harinya yaitu Jalan tol Jakarta-Cikampek sebesar 363.295 per hari/kendraaan.

3.3 Variabel dan Indikator

  • Jagorawi
Layanan Lalu Lintas, Keamanan , Kenyamanan

Pelayanan lalu lintas merupakan kegiatan pelayannan yang diberikan kepada pengguna jalan tol selama melakukan perjalanan di sepanjang jalan tol. Tujuan kegiatan ini untuk mewujudkan kondisi lalu lintas jalan tol yang aman, lancar dan nyaman.
Pelayanan Lalu lintas di Jalan Tol Jagorawii dilakukan melalui pemantauan selama 24 jam, baik itu melalui cctv maupun melalui kendaraan Layanan Jalan Tol dan Patroli Kepolisian (PJR).
Saat ini armada layanan lalu lintas Jagorawi diperkuat oleh


Layanan jln. tol
Ambulance
Derek
Rescue
Patroli Kepolisinan
5 unit
2 unit
12 unit
1 unit
5 unit

Selain armada layanan lalu lintas ini, para pengguna jalan tol juga dapat mendapat infromasi lalu lintas melalui Variable Message Sign (VMS) di beberapa titik Jalan Tol Jagorawi, atau menghubungi ke 8088 0123.

·         Jakarta – Cikampek

Layanan Lalu Lintas, Keamanan , Kenyamanan

Pelayanan lalu lintas merupakan kegiatan pelayannan yang diberikan kepada pengguna jalan tol selama melakukan perjalanan di sepanjang jalan tol. Tujuan kegiatan ini untuk mewujudkan kondisi lalu lintas jalan tol yang aman, lancar dan nyaman.
Pelayanan Lalu lintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek dilakukan melalui pemantauan selama 24 jam, baik itu melalui cctv maupun melalui kendaraan Layanan Jalan Tol dan Patroli Kepolisian ( PJR )
Saat ini armada layanan lalu lintas Jakarta-Cikampek diperkuat oleh

Layanan jln. tol
Ambulance
Derek
Rescue
Patroli Kepolisinan
8 unit
3 unit
15 unit
2 unit
12 unit

Selain armada layanan lalu lintas ini, para pengguna jalan tol juga dapat mendapat infromasi lalu lintas melalui Variable Message Sign (VMS) di beberapa titik Jalan Tol Jakarta-Cikampek, atau menghubungi ke 8088 0123

  • Jakarta-Tanggerang
Layanan Lalu Lintas, Keamanan , Kenyamanan

Pelayanan Lalu lintas di Jalan Tol Jakarta - Tangerang dilakukan melalui pemantauan selama 24 jam, baik itu melalui cctv maupun melalui kendaraan Layanan Jalan Tol dan Patroli Kepolisian (PJR).
Saat ini armada layanan lalu lintas Jakarta - Tangerang diperkuat oleh

Layanan jln. tol
Ambulance
Derek
Rescue
Patroli Kepolisinan
3 unit
1 unit
8 unit
1 unit
4 unit

Selain armada layanan lalu lintas ini, para pengguna jalan tol juga dapat mendapat infromasi lalu lintas melalui Variable Message Sign (VMS) di beberapa titik Jalan Tol Jakarta-Tengerang, atau menghubungi nomor telepon 8088 0123

Armada Ulujami-Pondok Aren

Layanan jln. tol
Ambulance
Derek
Rescue
Patroli Kepolisinan
2 unit
1 unit
2 unit
1 unit
4 unit


·         Palikanci

Layanan Lalu Lintas, Keamanan , Kenyamanan

Pelayanan lalu lintas merupakan kegiatan pelayannan yang diberikan kepada pengguna jalan tol selama melakukan perjalanan di sepanjang jalan tol. Tujuan kegiatan ini untuk mewujudkan kondisi lalu lintas jalan tol yang aman, lancar dan nyaman.
Pelayanan Lalu lintas di Jalan Tol Palikanci dilakukan melalui pemantauan selama 24 jam, baik itu melalui cctv maupun melalui kendaraan Layanan Jalan Tol dan Patroli Kepolisian (PJR).
Saat ini armada layanan lalu lintas Palikanci diperkuat oleh

Layanan jln. tol
Ambulance
Derek
Rescue
Patroli Kepolisinan
3 unit
2  unit
3 unit
1 unit
2 unit

Selain armada layanan lalu lintas ini, para pengguna jalan tol juga dapat mendapat infromasi lalu lintas melalui Variable Message Sign (VMS) di beberapa titik Jalan Tol Palikanci, atau menghubungi nomor telepon 8088 0123.

Source 



Dewi Listianingsih / 15209885 ( 3ea11 )
Tugas ini untuk pak prihantoro



Minggu, 23 Oktober 2011

analisis jurnal Bab 2 (landasan Teori)

Judul :Pendapat Masyarakat Akan Kenaikan Tarif Tol
pengarang : Dewi Listianingsih
Mk : Metode Riset
BAB II
II.                  Landasan Teori

2.1 Teori Dasar

Teori Kepuasan Konsumen

Jalan tol adalah jalan umum yang merupakan bagian sistem jaringan jalan dan sebagai jalan nasional yang penggunanya diwajibkan membayar tol.

Menurut Philip Kotler (1997:36) Kepuasan konsumen adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang berasal dari perbandingan antara kesannya terhadap kinerja ( hasil) suatu produk dengan harapannya. 

Macam-macam atau Jenis kepuasan konsumen
Kepuasan konsumen terbagi menjadi 2 : 
1.       Kepuasan Fungsional, merupakan kepuasan yang diperoleh dari fungsi atau pemakaian suatu fasilitas . Misal : karena menggunakan jalan tol kita dapat menempuh perjalanan lebih cepat .

2.       Kepuasan Psikologikal, merupakan kepuasan yang diperoleh dari atribut yang bersifat tidak berwujud. Misal : Perasaan bangga karena mendapat pelayanan
yang sangat istimewa dari sebuah jalan tol  .

Pengukuran Kepuasan Konsumen
Menurut Philip Kotler (1997:38) ada empat metode yang dilakukan oleh perusahaan untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen yaitu :
a. Sistem keluhan dan saran
b. Survei kepuasan konsumen
c. Ghost Shopping
d. Analisis kehilangan konsumen.

2.2 Tinjauan Riset Terdahulu

Dari riset terdahulu saya memiliki pendapat dari pengguna jalan tol,antara lain :
Tri WiwinSelasa (4/10), seorang karyawan di salah satu bank swasta di Kebun Jeruk, Jakarta menolak kenaikan tarif tol tersebut. Kendati kenaikan hanya sebesar Rp500, ia menegaskan bahwa hal itu tidak sesuai dengan layanan yang dinikmatinya di jalan tol.

Adikara( 3/10), Menurut dia, kenaikan tarif tidak diimbangi dengan pelayanan di jalan tol yang bagus. "Jalan tol tetap saja macet,"

Berbeda dengan Aryo (3/10) yang mengaku tak keberatan jika tarif tol naik. Asalkan, dia memberi syarat, pelayanan ikut membaik. Ada pelebaran jalan. "Terutama jalannya diperbaiki. Masih ada yang bergelombang, seperti di tol lingkar luar Serpong”.

Irma Anita (26), pegawai bank di Serpong, juga harus menyiap-kan dana ekstra sebesar Rp 4.500 untuk membayar Tol Pondok Aren Serpong, sedangkan sebelum kenaikan hanya Rp 4.000. "Sebenarnya nggak terlalu memberatkan, tapi karena bawa mobil sendiri mungkin akan terasa kenaikannya saat diakumulasi nanti," ucap Irma.

Warga yang lain, Joni Amar, mengaku tidak kaget lagi dengan keputusan pemerintah menaikkan tarif tol. "Tarif naik terus. Kita sudah biasa jadi korban pemerintah," ucapnya kesal.
Kuncoro Jati (28), seorang PNS di lingkungan Pemkot Bekasi, menganggap wajar kenaikan tarif tol. Asalkan, kata dia, kenaikan itu diimbangi dengan kenyamanan dan keamanan.

Dari beberapa pendapat masyarakat kenaikan tarif tol sedikit tidak keberatan asalakan konsumen mendapakan fasilitas yang layak .

2.3 Pengembangan Hipotesis
Kesimpulan Sementara
Beberapa warga yang menggunakan ruas jalan tol beranggapan bahwa kenaikan tarif tol yang berlaku sekarang belum sesuai sama apa yang dinikmati oleh pengguna jalan tol sebagian besar.Kendati masih banyak jalan yang rusak ( bergelombang ) , kurangnya penerangan jalan , kemacetan yang terjadi sampai penanganan kurang cepat jika kecelakaan lalu lintas dijalan tol .

Hipotesis
Pada  mulai Jumat , 7 Oktober 2011 pukul 00:00 WIB dini hari. Kenaikan yang berkisar antara 5,9 sampai 25 persen.kenaikan tarif  tol yang diberlakukan sekarang,tak ubahnya banyak protes dan pendapat warga yang menggunakan ruas jalan tol bersamaan dengan tarif yang baru.dri penelitian sebelumnya saya mengambil salah satu pendapat warga yang mengalami kenaikan tarif tol . salah satu perwakilan Tri Wiwin,dia menyatakan kenaikan tarif tol yang berlaku sekarang tidak sesuai dengan layanan yang dinikmati dijalan tol,tri wiwin menyatakan bahwa kenaikan tariff yang sekarang ini tidak sesuai dengan apa yang konsumen dapakan .Bukitnya pengguna ruas jalan tol menambahkan biaya mereka untuk lewat tetapi masih ada beberapa fasilitas yang kurang membuat mereka nyaman melalui jalan tol ,salah satunya masih saja ada jalan yang rusak ( bergelombang),kurangnya cepat penangaan bila terjadi kecelakaan , kemacetan yang kerap terjadi .Seharunya walaupun kenaikan tarif tol yang berlaku setia 2 tahun sekali diimbangi dengan penambahan atau perbaikan fasilitas yang menguntungkan konsumen  sehinga merasa nyaman dan tidak kecewa,sehingga mereka tidak merasakan terbebani dengan naiknya tarif  tol.Dan bagi pengelola jalan tol jangan hanya memperdulikan tentang hasil tarif tetapi juga memperdulikan kenyamaan dan kepuasan konsumen. 

Dewi listianingsih / 15209885
3EA11
tugas ini untuk pak prihantoro